Nenek yang Ditendang dan Diseret Diduga Mencuri di Pasar Protajayan

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co,Sleman -Kasus nenek yang ditendang dan diseret karena diduga mencuri di Pasar Protajayan, Prambanan, Sleman viral di media sosial. Anak nenek Rubingah, Wiwin berharap kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan.

“(Anaknya) Sudah melihat video di Youtube, dia cerita sambil nangis-nangis,” kata Kepala Dusun Kranggan 1, Suharmadi (44) saat dihubungi, Rabu (22/1/2020).

Bacaan Lainnya

Suharmadi menuturkan anak Rubingah itu berada di Sumatera. Lewat telepon, Wiwin minta agar kasus ibunya itu diselesaikan kekeluargaan.

Baiknya gimana? Kami inginnya kekeluargaan,” tutur Suharmadi mengutip Wiwin.

Suharmadi menyebut peristiwa yang viral itu diambil pada Senin (20/1) lalu. Namun, dia tidak tahu kronologi peristiwa nenek Rubingah ditendang dan diseret kausnya karena kasus mencuri.

“Saya baru tidur baca di Facabook di-tag salah satu warga. Saya baca, lihat kok wargaku. Dari situ terus saya ke tempat ibunya. Di sana pas Ibunya pulang tak tanya gimana keadaannya sakit nggak, katanya nggak,” ujar Suharmadi.

“Katanya (informasi di Facebook) ngambil brambang (bawang merah) katanya ada yang bilang ngambil pelem (mangga) Pastinya saya nggak tahu. Saya tanya (Rubingah) diam,” jelasnya.

Namun, sebagai dukuh dia bertanggungjawab penuh atas tindakan yang dilakukan oleh Rubingah.

“Saya juga bilang di sosmed (Facebook) kalau ada pedagang merasa dirugikan hubungi saya tak ganti,” ceritanya.

Sumber:Detikcom

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *