JPU Tuntut Hukuman Mati Terdakwa Pengendali Pengiriman 41,6 Kg Sabu ke Lampung

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co, Bandarlampung- Terdakwa kasus narkotika Jepri Susandi (41) yang merupakan warga Kecamatan Karang Tanjung, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten yang menjadi pengendali pengiriman 41,6 kilogram narkotika jenis sabu ke Provinsi Lampung dituntut pidana mati.

Hal itu disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Roosman Yusa dalam persidangan virtual dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang Kelas IA, Bandarlampung, pada Kamis(9/7).

Bacaan Lainnya

Dalam surat tuntutannya, Jaksa Penuntut Umum (JPU), Roosman Yusa, menyatakan bahwa terdakwa “Terbukti secara sah dan meyakinkan sesuai Pasal 114 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor: 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Maka dengan ini meminta kepada majelis hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Jepri Susandi dengan pidana mati,” tuntutnya.

Jaksa Roosman mengatakan barang bukti milik terdakwa yakni berupa 40 bungkus plastik alumunium foil warna merah dan kuning berukuran besar berisikan kristal putih dengan berat keseluruhan 41.608,06 gram.

Diketahui, penyelundupan puluhan kilogram narkoba ini berawal pada Kamis (28/11) lalu. Saat itu Muntasir (terdakwa lainnya) dihubungi oleh Jun (yang merupakan DPO) menawarkan untuk mengirimkan barang narkotika jenis sabu sebanyak 41,6 kg ke Lampung.

Sementara itu, Kuasa HukumAhmad Kurniadi dan Muhammad Iqbal mengatakan keberatan atas tuntutan yang diberikan JPU. Menurutnya, kliennya adalah korban jaringan.

“Kita sebagai penasehat hukum merasa keberatan dan terus mengusahakan yang terbaik buat para terdakwa. Menurut kita terlalu tinggi apalagi mereka hanya korban jaringan kemudian dimotori. Baru pertama kali serta merupakan korban jaringan,” imbuhnya.

Laporan : Kabarnusantara.co

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *