Haknya tak Kunjung Dibayarkan, Ratusan Pengerajin Kotak Koin NU akan Menggelar aksi Demonstrasi

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co, Pesawaran – Tak kunjung diberi kejelasan pembayaran biaya pembuatan kotak koin NU Lazisnu, 200 pengrajin kayu akan gelar aksi demontrasi di Komplek Kampus STAI Annur, Jatiagung, Lampung selatan pada Sabtu (29/8) besok.

Mereka melakukan aksi tersebut, lantaran Rektor STAI Annur yang juga Direktur Koin NU Lazisnu, Andi Warisno tak kunjung membayarkan hak yang seharusnya mereka terima untuk pembuatan kotak tersebut.

Bacaan Lainnya

“Aksi yang kita lakukan ini lantaran kami selaku pengrajin sudah kesal dengan pihak Andi Warisno yang tidak konsekuen menepati janjinya, mengenai pembayaran ribuan kotak koin yang telah kami buat yang hingga saat ini belum dia bayar,” kata Muhlisin, Ketua Kelompok UMKM Athariz Gemilang saat ditemui, pada Kamis (27/8).

Dirinya menjelaskan, aksi yang akan dilakukan bersama ratusan pengrajin kayu tersebut, sudah disampaikan pihaknya ke Kepolisian Polres Pesawaran, dan Polres Lampung Selatan, serta Polda Lampung.

“Aksi kami ini sudah kita tembuskan ke pihak kepolisian dan kami pada aksi nanti akan menggunakan 10 unit kendaraan roda empat, empat truk, tiga colt diesel, dua mobil pribadi, serta satu mobil komando,” kata dia.

Lanjutnya, pada aksi damai tersebut pihaknya akan menuntut kepada Andi Warisno agar kotak koin NU Care Lazisnu yang sudah terkirim dan yang belum terkirim, serta kotak koin yang sudah proses finishing serta bahan baku yang sudah dirajang itu dibayar.

“Yang jelas itu saja tuntutan kami, terlepas pihak Andi ada permasalahan internal di Lazisnu Provinsi Lampung itu bukan urusan kami. Kami ingin apa yang telah dia pesan dibayar, karena akibat ulah Andi ini kami merugi, kami jadi korban,” tuntutnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 200 orang pengrajin kotak kayu yang tergabung dalam UMKM Athariz Gemilang Pesawaran, merasa ditipu oleh Andy Warisno, pasalnya ribuan kotak koin yang merupakan program dari Lazisnu Provinsi Lampung yang bertuliskan NU Care Lazisnu yang telah dipesan dari para pengrajin ini tidak juga kunjung dibayar

Laporan : Kabarnusantara.co

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *