Empat Kepala Desa di Lamtim Diperiksa terkait Mark Up Harga Program BSPS

  • Whatsapp

Lampung Timur – Diduga telah terjadi Mark Up harga material dari Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) NAHP tahap ke 2 pada tahun 2020, empat kepala desa di Lampung Timur diperiksa, pada Jumat (27/11).

Dikonfirmasi oleh awak media Kasi Intel Kejari Lampung Timur membenarkan bahwa adanya Kepala desa yang dimintai keterangan terkait Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap ke 2 pada tahun 2020.

Bacaan Lainnya

“Ya ada di dua kecamatan yakni kecamatan Marga Sekampung dan Kecamatan Jabung,” ujar Aldo Kasi Intel Kejari Lamtim ketika dikonfirmasi oleh Kabarnusantara.co.

Aldo juga mengucapkan terima kasih kepada kawan – kawan media yang sudah membantu mengawal proses penyidikan ini yang jelas on proses.

“Proses tetap berjalan dan pada hari ini ada empat Kepala Desa yang dimintai keterangan Desa Asahan, Desa Bungkuk, Desa Paniangan, Desa Gunung Mas, dan ada pula tenaga pendamping juga di hadirkan, serta suplier juga di mintai keterangan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya bahwa adanya dugaan kenaikan harga material dari program BSPS, yang melebihi harga yang ditetapkan.

Selain itu, belum selesai adanya dugaan Mark Up harga material Kabarnusantara.co juga mendapat aduan dari masyarakat penerima, bahwa adanya dugaan pungli di Desa Asahan dengan dalih kesepakatan.

Laporan : Kabarnusantara.co

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *