Dituntut 6 Bulan oleh JPU, Pelajar Antarkan Sabu Demi Kuota Internet

  • Whatsapp

Kabarnusantara.co, Bandar Lampung- Seorang remaja berinisial AP (16), yang merupakan warga kelurahan Kota Karang, kecamatan Telukbetung Timur, Bandar Lampung. Rela menjadi kurir sabu demi mendapatkan sejumlah uang untuk membeli kuota.

Dalam persidangan yang digelar secara tertutup, AP dinyatakan bersalah dan dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elsya Liyanti dengan pidana penjara selama 6 bulan lantaran melakukan tindak pidana narkotika jenis sabu di Pengadilan Negeri Kelas 1A Tanjungkarang, pada Kamis (27/8).

Bacaan Lainnya

“AP terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tidak pidana tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 jenis sabu sebagai mana diatur diancam pidana pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dalam dakwaan kedua,” ucapnya.

Elsya juga mengatakan bahwa “Menjatuhkan tindakan kepada anak berupa pembinaan pelayanan masyarakat selama enam bulan,” katanya.

Diketahui bahwa perbuatan terdakwa berawal saat tengah berada di kediaman kakeknya pada 3 Agustus 2020 lalu. Saat itu datang rekannya Arif (DPO) sekitar pukul 22.30 WIB, Arif mengajak terdakwa mengantarkan sabu kepada Dona (DPO) di Jalan Teluk Bone.

“Mendapat ajakan itu terdakwa mau dengan meminta uang Rp10 ribu untuk membeli kuota internet setelah mengantar barang tersebut, Arif pun mengiyakan permintaan dari terdakwa,” kata Jaksa.

Saat hendak menyerahkan barang kepada pemesan terdakwa ditangkap anggota polisi yang memang sudah berada di lokasi.

Adapun barang bukti yang diamankan yakni satu klip sabu seberat 0,065 gram.

Laporan : Kabarnusantara.co
Febry

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *